February 5th, 2010 evi Posted in Info | No Comments »
Kami ucapkan selamat dan berhak untuk mengikuti tes tahap kedua tes tertulis dan praktek, berikut ini daftar nama yang lolos seleksi administrasi :
1. Eka Novianti
Bagi Anda yang termasuk dalam daftar lolos seleksi administrasi, diharapkan kedatangannya di Ozone Production pada:
Hasi : Sabtu, 06 Februari 2010
Pukul : 11.00 WIB
Catatan :
1. Harap hadir 15 menit sebelum ujian dimulai;
2. Membawa alat tulis,
3. Sifat ujian tertutup dan offline;
Ozone Production
Jl.Suryodiningratan No.3 Yogyakarta
Telp/Fax : (0274)371832
January 22nd, 2010 evi Posted in Lowongan | No Comments »
Ozone Production memberikan kesempatan bagi yang ulet, rajin, teliti dan dinamis untuk bergabung pada posisi sebagai :
Staff Administrasi
- Wanita
- Belum menikah
- Usia maksimal 25 tahun
- Pendidikan Minimal SMK/Sederajat
- Mampu berkomunikasi dengan baik
- berpenampilan menarik
- Mampu berbahasa Inggris dengan baik
- Mampu berkerja mandiri dan tim
- Mahir mengoperasikan komputer
- Memahami administrasi kantor, filling surat masuk dan keluar, software administrasi perkantoran
- bisa mengendarai roda-2 & disukai bisa memiliki sim-c
- bersedia kerja lembur
- Fresh Graduates are Wellcome
Informasi ditutup tanggal 30 Januari 2010, pengumuman seleksi melalui sms/telp, seleksi dilaksanakan di Ozone Production
Surat lamaran dilampirkan berkas sbb :
- Curriculum Vitae (CV) / Daftar Riwayat Hidup
- Pas foto terbaru 4 x 6 (berwarna)
- Copy KTP / SIM yang masih berlaku
- Copy Transkrip Nilai dan Ijazah di Legalisir
Lamaran dikirim via email:
content@jmn.net.id atau dikirim langsung ke Ozone Production
Jl.Suryodiningratan No.3 Yogyakarta 55141 (pada jam kerja)
Telp/Fax (0274-371832)
Berkas lamaran paling lambat diterima tgl 30 Januari 2010 (Cap pos)
January 22nd, 2010 evi Posted in Pendidikan | No Comments »
Oleh: RUDIONO
(Mahasiswa Pendidikan Geografi UNY dan
Ketua Komunitas Peduli Pendidikan “Educlique” Yogyakarta)
Jawab:
Sama halnya pada setiap perencanaan, semua komponen tentu terlibat dalam kegiatan tersebut. Begitu pula dalam perencanaan pembelajaran. Guru sebagai penyampai pelajaran memiliki multi peran seperti planner, penulis skenario, aktor, sekaligus sutradara dalam pembelajaran yang dilaksanakannya.
Dari aspek guru, yang harus ditampilkan dalam pembelajaran setidaknya dapat terkondisikan dengan alokasi waktu yang tersedia. Ketersediaan waktu menjadi penentu agar pembelajaran yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta didik. Dalam kata lain, indikator ketercapaian kompetensi telah terukur dan mampu menggambarkan tingkat kepahaman dari peserta didik. Guru harus mampu mengajak siswa tertarik dengan pelajaran yang diberikan melalui inovasi kreatif dalam mengajar, misalnya penggunaan metode anjangsana (kunjungan) ke objek yang terkait dengan materi ajar.
Dari aspek siswa, komponen pembelajaran yang dibutuhkan siswa setidaknya telah tersedia media pembelajaran yang menarik dan relevan dengan materi ajar yang sedang diberikan. Kesesuaian ini akan menumbuhkan motivasi dan semangat siswa dalam mengikuti pelajaran. Pada akhirnya siswa akan dengan mudah menyerap pelajaran yang sedang diberikan. Sehingga pembelajaran yang dilaksanakan berjalan dengan efektif karena mampu mengarahkan siswa untuk paham dengan materi pelajarannya.
Jawab:
Perencanaan yang ideal menurut tuntutan kurikulum tentunya telah memenuhi kriteria yang harus dilakukan dalam pembelajaran. Sesuai dengan kurikulum yang sedang berlaku, perencanaan setidaknya meliputi tiga hal pokok yaitu pendahuluan, kegiatan inti, kemudian penutup. Dalam satu paket perencanaan tersebut telah tergambarkan model pembelajarannya dengan jelas. Kemudian di dalam strategi hingga taktik mengajar juga telah di sebutkan pada rencana pembelajarannya.
Uzer Usman (2002:59) menyebutkan persiapan mengajar yang baik harus memenuhi kriteria:
Dalam perencanaan pembelajaran hal yang perlu ditampilkan pertama kali adalah Standar Kompetensi (SK). Selanjutnya dijabarkan dalam Kompetensi Dasar (KD) sebuah topik, dari topik yang akan dibahas kemudian ditentukan pula indikator yang akan dicapai. Berikutnya menyebutkan tujuan pembelajaran yang seterusnya diberikan gambaran/deskripsi singkat materi yang akan disampaikan. Kemudian menyebutkan pendekatan dan metode yang akan dipakai. Sedangkan didalam kegiatan inti hingga kegiatan akhir menyebutkan taktik yang akan dilakukan meliputi membuka dengan doa, menyampaikan materi pertemuan selanjutnya serta doa penutup. Dibagian akhir disebutkan pula sumber ajar, alat, media, teknik penilaian, bentuk penilaian, intrumen dan kriteria penilaian.
Jawab:
Kemampuan intelektual peserta didik dapat terasah dengan pemilihan strategi belajar yang tepat. Hal seperti ini didahului oleh motivasi dan semangat siswa dalam mengikuti pelajaran. Motivasi dan semangat siswa pertama kali akan muncul apabila guru dapat menyampaikan materi ajar dengan menarik. Misalnya dengan pemilihan media belajar, teknik mengajar, dan metode pembelajaran yang menyenangkan siswa. Pembelajaran yang baik berupaya mengarahkan siswa untuk dapat mengeksplor pengetahuannya berdasarkan hal terkecil yang pernah ia temui, misalnya siswa diajak untuk menggambarkan sebuah kenampakan fisik suatu objek yang pernah ia temui. Dengan demikian pengetahuan siswa akan berkembang.
Dalam sebuah bahasan, Syaiful Sagala (2009:19) menyebutkan bahwa guru tidak seharusnya memaksa peserta didik yang agak lamban dalam belajar agar serta merta mengikuti proses pembelajaran disekolahnya. Guru juga jangan menghambat peserta didik genius untuk berhenti menunggu pasif teman-temannnya yang masih jauh dibawahnya. Dari pernyataan ini menekankan guru untuk tetap memperhatikan tingkat kemampuan peserta didik dalam menyerap materi ajar.
Jawab:
Pendidikan yang demikian itu memiliki tujuan agar peserta didik mampu memahami sebuah materi ajar dengan mendalam. Dalam kaitan ini muncul upaya kreatif seperti yang dijelaskan Chaplin (1989) dalam Syaiful Sagala (2009:175) bahwa kreatif belajar yaitu berkenaan dengan penggunaan atau memfungsikan kemampuan mental produktif dalam menyelesaikan atau memecahkan masalah, atau upaya pengembangan bentuk-bentuk artistik dan mekanis, biasanya dengan maksud agar orang mempu menggunakan informasi yang tidak berasal dari pengalaman atau proses belajar secara langsung maupun yang berasal dari perluasan konseptual dari sumber-sumber informasi.
Jawab :
Pembelajaran yang dilakukan sebenarnya dapat saja dijalankan tanpa mengikuti alur, namun jika demikian pembelajaran yang diselenggarakan sulit untuk diukur tingkat ketercapaiannya. Sehingga idealnya memang pembelajaran yang dilakukan ialah mengikuti alur: pendahuluan, kegiatan inti, dan selanjutnya penutup. Ini akan memberikan kesan bahwa pembelajaran yang dilakukan step by step atau langkah demi langkah. Dalam kegiatan awal dimaksudkan untuk memberi pancingan dan curah pendapat (brain storming) agar dapat diarahkan pada materi pelajaran. Sedangkan kegiatan inti merupakan langkah praktik yang dipakai dalam kegiatan belajar seperti penggunaan metode ajar. Pada bagian akhir hendaknya diberikan kesimpulan, sehingga apa yang telah dipelajari akan diulas dan disimpulkan dengan lebih singkat untuk mudah dipahami siswa.